Posted by: Ikeu | January 20, 2013

posting lagi..setelah sekian lama

Akhirnya, nemu juga password blog ini, pdhl udah lupa pass-na, blog yg dibuat thn 2008 pas elearning…gk kerasa jg waktu udh berjalan secepat itu, smoga yg sudah berlalu tdk sia2 dan yg akan datang dpt terlewati penuh hikmah, amin..ok we’ll see you again next time..hope all the best for you all..:-)

 

Posted by: Ikeu | August 6, 2008

Romantisma Sepertiga Malam

Di suatu tempat, entah dimana didunia.

Seseorang menunggu mu, berdoa..

Seperti doa yang biasa engkau ucapkan sehabis shalat.

Pada suatu saat, entah apabila, didunia..

Seseorang merindukanmu berjaga-jaga

Seperti malam-malammu yang berlalu sangat lambat.

Seseorang menunggu, merindu, berjaga dan berdoa..

Di suatu tempat pada setiap..

Seperti engkau, selalu…

(Ajip Rosidi, 72)

Thanks to my best friend : Neng Dian

Posted by: Ikeu | May 1, 2008

Tentang Watak Seseorang…

Ada pepatah yang mengatakan bila ada berita tentang pindahnya gunung, percayalah. tapi bila ada berita berubahnya watak seseorang jangan dulu percaya. Sebegitu susahnyakah merubah sebuah watak seseorang? Berikut ada sebuah kisah yang mengulas tentang hal itu. Kisah ini saya dapatkan dari tahajudcall.blogspot.com. via tk wordpress

Suatu hari, Seorang yang bijak ditemani salah seorang anaknya berjalan-jalan ke tempat yang sunyi. Keduanya berjalan dan akhirnya sampai di perkebunan dengan pohon-pohon yang indah, bunga-bunga yang harum, dan buah-buahnya yang ranum. Ada sebuah pohon kecil di pinggir jalan yang condong karena ditiup angin. Ujungnya hampir menyentuh tanah.

Bapak yang bijak itu berkata kepada anaknya, “Lihatlah pohon yang miring itu. Kembalikan ia kepada keadaannya yang semula.”
Anaknya pun bangkit menuju pohon itu. Dengan mudah dia berhasil meluruskannya.

Lalu keduanya berjalan lagi. Sekarang, keduanya sampai kepada sebuah pohon besar, batang-batangnya banyak yang bengkok. Bapak itu berkata kepada anaknya, “Anakku, lihatlah pohon ini. Betapa ia sangat memerlukan orang yang mau berbuat baik kepadanya untuk meluruskannya. Menghilangkan aib yang menodai­nya, dan menaikkan harganya di depan orang-­orang yang memandangnya. Kesanalah, lakukanlah apa yang kamu lakukan pada pohon sebelumnya.”

Anaknya tersenyum terheran-heran. Dia menjawab, “Aku bukan tidak mau berbuat baik. Hanya saja pohon itu tidak mungkin diluruskan, karena usianya yang sudah tua. Benar, itu mungkin bisa dilakukan pada saat ia masih muda. Kalau sekarang, mana mungkin?”

Bapak bijak itu mengagumi anaknya. Dia bahagia melihat anaknya yang cerdas dan bisa menjawab dengan tepat. Dia berkata, “Kamu benar, anakku. Siapa yang tumbuh di atas sesuatu, maka ia menjadi tabiatnya. Beradablah sejak kecil, niscaya adab itu selalu menemanimu sampai kamu dewasa.”

Kemudian keduanya pulang dan bapak bijak itu melantunkan syair,

“Budi pekerti itu berguna bagi bocah semasa kecilnya.Adapun pada masa kepala telah beruban, maka ia tidaklah berguna. Sesungguhnya jika kamu meluruskan ranting, maka ia bisa lurus. Sementara kayu, tidaklah mungkin kamu bisa meluruskannya.”

 

 

 

 

 

Posted by: Ikeu | April 30, 2008

Show me…

This was an accident not the kind when the sirens sounds

Never even notice we’re suddenly crumbling

Tell me how you’re never felt, delicate or innocent,

Do you still have doubts that us having faith makes any senses

Tell me nothing even counts lashing out or breaking down

Still somebody loses ‘cause there no ways to turn around

Staring at your  face and everything now in the past,

Never felt so lonely I wish that you could show me love

Until you open the door, until I’m up of the floor, until insides my pores

Random act mindlessness and common places occurrences

Chances and surpises

Another state of consciousness

Tell me how you’re never felt, delicate or innocent

Do you still have doubts that us having faith makes any senses

You plays games, I play tricks

Girls and girls but you’re the one

Like the games of pick- up stick

Played by the f..lunatic

 

Posted by: Ikeu | April 30, 2008

Tentang Oprah…

Bermodal keberanian “Menjadi Diri Sendiri”, Oprah menjadi presenter paling populer di Amerika dan menjadi wanita selebritis terkaya versi majalah Forbes, dengan kekayaan lebih dari US $ 1 Milyar. Copy acara “The Oprah Winfrey Show” telah diputar di hampir seluruh penjuru bumi ini.

TAHUKAH ANDA?
Lahir di Mississisipi dari pasangan Afro-Amerika dengan nama Oprah Gail Winfrey. Ayahnya mantan serdadu yang kemudian menjadi tukang cukur, sedang ibunya seorang pembantu rumahtangga. Karena keduanya berpisah maka Oprah kecil pun diasuh oleh neneknya di dilingkungan yang kumuh dan sangat miskin. Luarbiasanya, di usia 3 tahun Oprah telah dapat membaca Injil dengan keras. “Membaca adalah gerai untuk mengenal dunia” katanya dalam suatu wawancaranya.

Pada usia 9 tahun, Oprah mengalami pelecehan sexual, dia diperkosa oleh saudara sepupu ibunya beserta teman-temannya dan terjadi berulang kali. Di usia 13 tahun Oprah harus menerima kenyataan hamil dan melahirkan, namun bayinya meninggal dua minggu setelah dilahirkan.

Setelah kejadian itu, Oprah lari ke rumah ayahnya di Nashville. Ayahnya mendidik dengan sangat keras dan disiplin tinggi. Dia
diwajibkan membaca buku dan membuat ringkasannya setiap pekan. Walaupun tertekan berat, namun kelak disadari bahwa didikan keras inilah yang menjadikannya sebagai wanita yang tegar, percaya diri dan berdisiplin tinggi.

Prestasinya sebagai siswi teladan di SMA membawanya terpilih menjadi wakil siswi yang diundang ke Gedung Putih. Beasiswa pun di dapat saat memasuki jenjang perguruan tinggi. Oprah pernah memenangkan kontes kecantikan, dan saat itulah pertama kali dia menjadi sorotan publik..

Karirnya dimulai sebagai penyiar radio lokal saat di bangku SMA. Karir di dunia TV di bangun diusia 19 tahun. Dia menjadi wanita negro pertama dan termuda sebagai pembaca berita stasiun TV lokal tersebut. Oprah memulai debut talkshow TVnya dalam acara People Are Talking. Dan keputusannya untuk pindah ke Chicago lah yang akhirnya membawa Oprah ke puncak karirnya. The Oprah Winfrey Show menjadi acara talkshow dengan rating tertinggi berskala nasional yang pernah ada dalam sejarah pertelevisian di Amerika. Sungguh luar biasa!

Latar belakang kehidupannya yang miskin, rawan kejahatan dan diskriminatif mengusik hatinya untuk berupaya membantu sesama.
Tayangan acaranya di telivisi selalu sarat dengan nilai kemanusiaan, moralitas dan pendidikan. Oprah sadar, bila dia bisa mengajak seluruh pemirsa televisi, maka bersama, akan mudah mewujudkan segala impiannya demi membantu mereka yang tertindas.

Oprah juga dikenal dengan kedermawanannya. Berbagai yayasan telah disantuni, antara lain, rumah sakit dan lembaga riset penderita AIDs, berbagai sekolah, penderita ketergantungan, penderita cacat dan banyak lagi.

Dan yang terakhir, pada 2 januari 2007 lalu, Oprah menghadiri peresmian sekolah khusus anak-anak perempuan di kota Henley-on-Klip, di luar Johannesburg, Afrika selatan, yang didirikannya bersama dengan pemirsa acara televisinya. Oprah menyisihkan 20 juta pounsterling ( 1 pons kira2 rp. 17.000,- )atau 340 milyiar rupiah dari kekayaannya. “Dengan memberi pendidikan yang baik bagi anak2 perempuan ini, kita akan memulai mengubah bangsa ini” ujarnya berharap.

Kisah Oprah Winfrey ialah kisah seorang anak manusia yang tidak mau meratapi nasib. Dia berjuang keras untuk keberhasilan hidupnya, dan dia berhasil. Dia punya mental baja dan mampu mengubah nasib, dari kehidupan nestapa menjadi manusia sukses yang punya karakter. Semangat perjuangannya pantas kita teladani!

Sumber : Anonymous

Posted by: Ikeu | April 28, 2008

Its true of me..

I don’t have a perfect smile maybe I’m just too shy
I’m not a beauty queen on covers of magazines
that’s something you can’t deny I got my own style
So what you see is what you get, a girl of no regrets
I’m not ideal – I’m quite absurd
I’m just an imperfect girl, I’m fool in so many ways
I rise above this perfect world
I wouldn’t be classed as cool I have to bend the rules
Maybe I don’t fit in I didn’t always win
that’s something you can’t deny
I’m happy with my own style
It’s all just make-believe the standards that we hear
It doesn’t have to be a perfect world

Posted by: Ikeu | April 28, 2008

Do You Know Where You’re Going to?

Do you know where you’re going to?
Do you like the things that life is showing you?
Where are you going to? Do you know?
Do you get what you’re hoping for?
When you look behind you there’s no open door
What are you hoping for? Do you know?
Once we were standing still in time
Chasing the fantasies that filled our minds
You knew how I care you, but my spirit was free
Laughing at the questions that you once asked of me
Now looking back at all we’ve had
We let so many dreams just slip through our hands
Why must we wait so long before we see
How sad the answers to those questions can be?

Posted by: Ikeu | April 22, 2008

No Frontiers…

If life is a river and your heart is a boat and just like a water born to float
And if life is a wild wind that blows way on high,
And your heart is Amelia dying to fly,
Heaven knows no frontiers and I’ve seen heaven in your eyes
And if life is a bar room in which we must wait,
’round the man with his fingers on the ivory gates,
Where we sing until dawn of our fears and our fates,
And we stack all the dead men in self addressed crates,
In your eyes faint as the singing of a lark that somehow this black night,
Feels warmer for the spark,warmer for the spark,
To hold us ’til the day,
When fear will lose its grip and heaven has its way,
Heaven knows no frontiers
And I’ve seen heaven in your eyes

If your life is a rough bed of brambles and nails,
And your spirit’s a slave to man’s whips and man’s jails,
Where you thirst and you hunger for justice and right,
And your heart is a pure flame of man’s constant night,
In your eyes faint as the singing of a lark that somehow this black night,
Feels warmer for the spark, warmer for the spark,
To hold us ’til the day when fear will lose its grip,
And heaven has its way,
When all will harmonise and know what’s in our hearts,
The dream will realise….

 

Posted by: Ikeu | April 22, 2008

Old Town…

The girl’s a fool, she broke the rule and hurt him hard
This time he will break down
She’s lost his trust and so she must know all is lost
The system has broke down
This boy is crackin’ up, this boy has broken down
She plays it hard, she plays it tough but that
s enough, the love is over
She’s broke his heart and that is rough
But in the end he’ll soon recover
I’ve been spending my money In the old town
It’s not the same honey with you not around
I’ve been spending my time In the old town
I sure miss you honey now you’re not around

 

 

Posted by: Ikeu | April 17, 2008

Reflection…

Look at me, you may think you see who I really am, but you’ll never know me
Every day, is as if I play apart
Now I see If I wear a mask, I can fool the world
But I can not fool My heart
Who is that girl I see, staring straight back at me?
When will my reflection show who I am inside?
I am now In a world where I have to hide my heart, and what I believe in
But somehow I will show the world what’s inside my heart
And be loved for who I am
Must I pretend that i’m someone else for all time?
When will my reflection show who I am inside?
There’s a heart that must be free to fly
That burns with a need to know the reason why
Why must we all conceal what we think how we feel
Must there be a secret me I’m forced to hide?
I won’t pretend that i’m someone else for all time
When will my reflections show who I am inside?

Older Posts »

Categories